Recent Posts

Senin, 04 Agustus 2014

0 komentar

Sahabat

SAHABAT
Kawan jangan kau lupakan masa kita bersama
Masa kita tertawa dan bergimbira bersama
Kadang kebahagiaan kita tidak berjalan mulus
Kini kau telah bahagia
Aku bukannya benci dengan kebahagiaan mu
Aku hanya turut senang
Karena orang hebat yang di bilang orang-orang itu adalah sahabat ku
Iri hati mungkin iya, siapa yang tidak iri dengan orang yang berhasil gemilang mencapai prestasi yang sangat di inginkan orang lain
Tapi jangan lah engkau menganggap iri hati itu sebagai rasa benci ku ke padamu.
Aku tidak pernah benci padamu
Janganlah engkau menjauhi ku,
Aku minta maaf jika aku ada salah yang telah melukai hati mu
Tapi sungguh itu semua hanyalah bisikan setan yang ingin merusak pertemanan kita

Terimakasih kawan ku, aku selalu mencintai mu sampai kapan pun
( ) Read more
0 komentar

Nasib sang ketua

Nasib sang ketua kelas
Bukan dia yang salah tapi dia yang disalahkan
Bukan dia yang berbuat tapi dia yang di katakana berbuat
Itu lah nasib seorang ketua,
Bukan dia yang salah tapi dia yang harus bertanggung jawab
Bukan dia yang membuat suara riuh tapi dia yang harus bertanggung jawab
Mengapa tidak orang lain yang bertanggung jawab,
mengapa tidak wakil ketua yang bertanggung jawab
kadang orang yang di pimpin oleh ketua kelas mengucapkan kata yang hina
12 kata yang sangat tidak pantas di ucapkan
12 kata yang tidak tau terimakasih
Kata yang paling hina dari kata yang hina
Kata mutiara itu ber bunyi
“Kau becus ndak jadi ketua kelas mendiamin kelas aja kau ndak becus ”
Sungguh kata itu adalah kata yang tidak pantas diucapkan oleh anggotanya
Apakah orang yang mengucapkan kata tersebut tidak berfikir
Apakah ia pikir menjadi ketua kelas itu mudah
Apakah ia berpikir kalau untuk mendiamkan 39 orang itu mudah
Dan apakan ia tidak berpikir bahwa dial ah orang yang paling rebut
Kadang kata-kata hina itu di jawab dengan kata yang tidak sopan
Kata itu berbunyi “sangka kau mudah jadi ketua kelas tu”
Itu lah nasib seorang ketua
Ketua kelas yang selalu di beri obat 12 kata hina

Dalm waktu seminggu sekali
( ) Read more

Minggu, 26 Januari 2014

0 komentar

Hilangnya kejujuran

Hilang nya kejujuran
Di mana…….
Dimana kejujuran itu
Sudah kaha ia pensiun
atau sudah tamat riwayat nya

Mengapa yang kulihat hanyalah kebohongan
Apakah kalian pernah berkata jujur
Ya memang benar kalian semua pernah berkata jujur
Tapi hanya sebatas pernah

Tunggulah sampai jujur itu menjadi langka
Tunggulah, tunggu sampai manusia berlumur dosa
Akibat kebohongan

Dan tunggulah sampai jujur itu benar-benar hilang di muka bumi
( ) Read more
0 komentar

Kalimat berbisa

Kalimat berbisa
Lihat wajah ku ini
Tidakkah kau melihat raut wajah kesedihan ini
Semua ini akibat kalimat singkat mu itu
kalimat  berbisa mu itu yang telah membunuh hatiku

Ini, dirimu yang sebenarnya
Sungguh manis kalimat mu saat kita pertama bertemu
Namun sekarang kalimat itu menjadi kalimat pembunuh
Lihat wajah ku ini..

Ku mohon jangan kau ucapkan lagi kalimat itu
Kalimat yang merobek hati ku
Cukup sekali aku mendengar kalimat itu
Ku mohon jangan kau ucapkan lagi kalimat itu
( ) Read more
0 komentar

Indonesia negeri yang kaya

Indonesia negeri nan kaya
Indonesia adalah nama negeri yang kupijak ini
Negeri bergelimangan harta
Keindahan alam nya bagaikan jelmaan surga
Dan budaya nan indah tiada tara

Namun semua itu sudah dikikis habis Oleh kebudayaan luar
Budaya yang tak diundang
Budaya yang kitak tidak tau kapan ia datang
Sampai kapan budaya luar itu mengikis budaya kita

Siapa yang bisa kita salah kan
Semua ini sudh terjadi
Tinggal lah budaya kita yang sedikit
Dan indah ini

Namun itu masih juga di curi
Di curi oleh negeri yang tak tau diri
Hanya ada satu cara untuk menyelamat kan budaya kita
Cara yang sudah lama kalian dengar

Mungkin kalian sudah bosan mendengar nya
Tapi percayalah bahwa cara ini berguna sampai ke anak cucu kita

Cara itu adalah lestarikanlah budaya kita
( ) Read more
0 komentar

Pemuda bangsa

Pemuda bangsa
Lihat, lihat lah sekarang wajah anak bangsa ini
Mengapa yang aku temukan hanya kekerasan
Apakah ini yang namanya pemuda bangsa
Yang tidak tau diri dan yang suka menghakimi orang lain

Lihat, lihatlah pemuda bangsa sekarang
Mulut penuh dengan asap
Obat terlarang berada di tangan
Apakah seperti ini pemuda yang kita harapkan

Sadar, sadarlah kalian
Batapa susah nya pahlawan memperjuangkan kemerdekaan
Bersimbah darah di tengah perang
Mempertaruhkan nyawa demi sebuah kebebasan

Namun lihat kita sekarang, kita tidak perlu berperang
Tidak perlu mempertaruhkan nyawa
sadarlah wahai pemuda bangsa

Ingat bahwa nasib bangsa ini ada di tangan kalian
( ) Read more
Best viewed on firefox 5+

Total Tayangan Halaman

ABOUT ME

Nama Lengkap : M.FIRDA AZIL Nama Panggilan : AZIL Tempat Tanggal Lahir : Padang-19-06 UNTUK INFORMASI LEBIH LANJUT SILAHKAN KLIK https://www.facebook.com/mfirda.azil

Apa penilaian andan tentang blog ini

Kumpulan syair

SYAIR TENTANG BELAJAR Wahai ananda bunga idaman Belajarlah engkau dan di amalkan Ilmu berguna untuk masa depan Supaya selamat di hari kemudian Wahai ananda intan di karang tuntutlah ilmu sampai ke negeri orang jangan lah engkau suka membangkang supaya hidupmu di jalan terang SYAIR TENTANG NARKOBA Wahai ananda permata hati Jangan lah engkau memakai ekstasi Prilaku tak baik jangan di turuti Supaya hidup mu tidak merugi Wahai anada intan di karang Jangan lah engkau memakai obat terlarang Selamat kan hidup mu dari sekarang Supaya kau baik di pandang orang SYAIR TENTANG KENAKALAN REMAJA Wahai ananda permata hati Tingkah tak baik jangan di turuti Jangan lah engkau suka menghakimi Supaya selamat di hari nanti Wahai ananda dengar amanat jauhi oleh mu kerja maksiat janganlah engkau jadi orang melarat supaya hidup mu beroleh rahmat SYAIR TENTANG KEBOHONGAN Wahai ananda buah hati bunda Janganlah engkau suka berdusta Berdusta itu sifat tercela Wahai ananda intan di karang Jujurlah engkau pada semua orang Janganlah engkau suka mengarang Supaya baik di pandang orang

Translate

Hubungi saya

Facebook = Mfirda azil Hanya facebook lah satu-satunya cara unutk anda berkomunikasi dengan saya terimakasih :)
Copyright © Design by Dadang Herdiana